Syarat Budidaya Tumbuhan Mawar


Sebelumnya pernah saya tulis artikel tentang menyenangkannya melakukan budidaya mawar, budidaya tumbuhan mawar yang mengarah ke spesifikasi tertentu yakni jenis mawar semi holland yang berjudul Budidaya Mawar Itu Menyenangkan. Apabila Anda benar-benar tertarik dengan budidaya tumbuhan mawar, terdapat beberapa syarat pertumbuhan yang harus Anda perhatikan, namun pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membahasnya dari segi alam yakni sebagai berikut.

Bunga mawar semi holland

Bunga mawar semi holland

Faktor Iklim

Tumbuhan mawar dapat ditanam di daerah sub-tropis atau beriklim dingin maupun daerah tropis atau beriklim panas dengan udara sejuk berkisar antara 18-26 derajat celcius dan kelembaban berkisar 70-80%, cek suhu udara dan kelembaban di kota Anda melalui BMKG. Tumbuhan ini dapat dibudidayakan dikedua tempat tersebut dikarenakan memiliki kemampuan adaptasi sangat luas terhadap lingkungannya.

Bagaimana dengan angin? Pertumbuhan bunga mawar tidak terpengaruh oleh faktor angin, namun dipengaruhi oleh curah hujan, curah hujan yang baik untuk pertumbuhan mawar adalah 1500-3000 mm/tahun. Cek curah hujan tahunan di kota Anda melalui indonesia.climatemps.com.

Faktor lainnya adalah faktor sinar matahari, agar bunga mawar rajin berbunga serta memiliki batang yang kokoh, dia memerlukan sinar matahari rata-rata per harinya 5-6 jam. Matahari pagi adalah yang paling bagus dibanding matahari sore, karena matahari sore dapat menyebabkan tanaman ini kering. Cek rata-rata sinar matahari di Kota Anda bersinar berapa jam setiap bulannya melalui weather-and-climate.com, lalu bagi 30 dari hasil yang didapat guna untuk mengetahui sinar matahari di Kota Anda bersinar berapa jam per harinya.

Namun, apabila iklim di tempat Anda tidak mencapai spesifikasi di atas, Anda masih bisa mengakalinya, salah satunya dengan menanam bunga mawar pada ruangan tertutup atau rumah kaca. Cek terus blog ini untuk mengetahui bagaimana cara membuat rumah kaca untuk menanam mawar.

Faktor Ketinggian Tempat

Indonesia merupakan daerah tropis yakni salah satu daerah yang bisa menumbuhkan bunga mawar secara produktif seperti yang telah saya jelaskan di awal paragraf, sehingga budidaya mawar di Indonesia dapat dilakukan pada dataran rendah sampai tinggi dengan rata-rata ketinggian 1500 m dpl (diatas permukaan laut).

Namun, pada ketinggian lainnya pun dapat tumbuh baik tetapi harus diperhatikan faktor suhu udaranya. Pada ketinggian 560-800 mdpl dengan suhu udara minimum 16-18 derajat celcius dan 28-30 derajat celcius pada kondisi maksimum. Pada ketinggian 1100 m dpl dengan suhu udara minimum 14-16 derajat celcius dan 24-27 derajat celcius pada kondisi maksimum. Pada ketinggian 1400 m dpl dengan suhu udara minimum 13,7-15,6 derajat celcius dan 19,5-22,6 derajat celcius pada kondisi maksimum. Silahkan cek berapa ketinggian daerah Anda melalui tips yang diberikan oleh blog tetangga ini.

Faktor Tanah

Tanah yang paling cocok untuk pertumbuhan bunga mawar adalah tanah liat berpasir dengan kandungan liat sekitar 20-30 persen, banyak bahan organik, gembur, subur, drainase dan aerasi baik. Silahkan cek kandungan tanah ditempat Anda melalui tips pada blog tetangga ini. Juga pada tanah andosol dan latosol yang memiliki kesuburan dan sifat fisik yang cukup baik.

Selain itu, faktor derajat keasaman tanah pun perlu diperhatikan. Paling ideal untuk tumbuhan mawar derajat keasamannya atau PH-nya adalah 5,5-7,0. Cek berapa PH tanah ditempat Anda melalui tips pada blog tetangga ini. Jika PH tanah di tempat Anda tidak sesuai untuk budidaya mawar semisal hanya 5,0, maka Anda harus melakukan pengapuran 2 minggu sebelum masa penanaman yakni dengan kapur dolomit, calcit atau zeagro dengan dosis 4-5 ton/hektarnya.


Leave a Reply