Cara Menanam Mawar Semi Holland Bagian 3 (Terakhir)


Inilah cara menanam mawar Semi Holland bagian ketiga atau bagian terakhir bagi Anda yang hendak belajar membudidayakan bunga yang sangat indah ini. Jika Anda baru berkunjung pada blog ini dan langsung menuju tulisan ini, Anda bisa membaca dua bagian sebelumnya yakni bagian pertama yang mengupas tentang pemilihan bibit mawar disini dan bagian kedua yang mengupas tentang pembukaan lahan peruntukkan budidaya mawar jenis ini disini. Sedangkan pada bagian terakhir ini akan dibahas cara mengenai penanaman bibit mawar pada lahan yang telah saya jelaskan sebelumnya.

Ketika Anda sudah membuat lahan peruntukkan budidaya mawar seperti yang telah dijelaskan pada bagian kedua cara menanam mawar semi holland, sekarang saatnya Anda membuat lubang pada tanah tersebut untuk proses penanamannya. Sebaiknya setiap lubang diberi jarak antara 60×60 cm atau sekitar 70×70 cm untuk memberikan nafas atau rongga udara antar setiap tanaman.
Mawar semi holland kuning

Setelah itu penggalian tanah untuk menanamkan bibit mawar digali tidak terlalu dalam, cukup sekitar 45-55 cm dengan ukuran lubang sekitar 45x45x45 cm (lubang berbentuk silindris). Hal ini dikarenakan akar mawar tidak bisa tembus kedalam tanah terlalu dalam, atau jika Anda kesulitan untuk mengukur sedalam 45-55 cm yang terpenting adalah ketika bibit mawar ditanamkan, kedudukan bagian percabangan utama letaknya harus sejajar dengan permukaan tanah. Setelah semua tanah pada bedengan dilubangi kemudian Anda ambil bibit mawar polybag yang telah Anda beli untuk ditanamkan dengan cara berikut.

Bibit mawar pada media polybag sebelumnya harus Anda siram sampai cukup basah, lalu Anda robek atau sayat plastik polybagnya sehingga plastik polybag dapat terpisah dari tanah dan akarnya, kemudian masukkan bibit mawar tersebut kedalam lubang tanpa membuang tanah bawaan dari plastik polybagnya. Atau bisa juga dengan cara mengangkat polybagnya secara terbalik sambil ditekuk-tekuk bagian dasarnya agar tanah dan akarnya dapat terlepas dari polybagnya tersebut.

Mohon diingat, masukkanlah tanah dan akar bibit mawar tersebut pada tengah-tengah lubang yang telah dibuat, lalu urugkan tanah bekas galian lubang sampai menutupi akar mawar dan padatkan dengan pelan-pelan. Setelah semua bedengan diisi penuh oleh bibit-bibit mawar tersebut, Siramlah tanah disekeliling perakaran mawar hingga cukup basah.

Dengan teknik ini, maka bibit mawar yang sebelumnya tumbuh pada media polybag ketika dipindahkan ke lahan tanam dia akan langsung tumbuh segar karena tidak mengalami istirahat yang suka menyebabkan tanaman layu selama beberapa hari (stres). Dengan begitu, masa tumbuh tanaman mawar tidak terhambat dari semenjak pertumbuhan bibit hingga menjadi mawar dewasa yang akhirnya dapat dipanen.
Dengan begitu, selesai sudah tips cara menanam mawar semi holland yang saya bagi kedalam tiga postingan artikel. Setelah itu, Anda tinggal merawat tanaman mawar Anda kurang lebih selama 5 bulan dari penanaman bibit pada lahan hingga menghasilkan panen pertamanya. Silahkan terus dipantau blog ini karena kedepan pasti akan diberikan juga tips cara perawatannya.


Leave a Reply