Perawatan Mawar Merah, Tak Seindah Bunganya


Jika berbicara tentang bunga mawar, kebanyakan yang terlintas dibenak setiap orang adalah warna merah dengan kelopaknya yang sangat indah. Hal tersebut dikarenakan, warna merah merupakan warna paling favorit pada bunga mawar selain warna putih. Walaupun sebenarnya bunga mawar bukan hanya warna merah dan putih saja, melainkan terdapat juga warna asli lainnya seperti kuning, oranye, ungu, merah muda pucat (pink universe) dan merah muda keunguan (revival). Akan tetapi sekali lagi, mawar merah adalah yang paling populer dikalangan konsumen.

Namun, walaupun mawar merah (Semi Holland) paling diminati dikalangan konsumen, hal ini berbanding terbalik dengan para petani budidaya mawarnya itu sendiri. Para petani cenderung kurang menyukai membudidayakan mawar merah melainkan lebih tertarik dengan warna putih dan warna lainnya. Warna putih adalah warna yang paling banyak diminati dikalangan petani selanjutnya adalah warna revival, pink universe, kuning dan oranye. Lalu mengapa demikian?
Mawar merah putih pink

Hal ini dikarenakan pada bunga mawar semi holland memiliki prinsip beda warna, beda pula perawatan serta hasil panennya. Warna merah merupakan warna yang paling sulit perawatannya, karena berbeda dengan warna lainnya, warna merah pada bunga mawar sangat rentan sekali terhadap penyakit. Selain itu, hasil panen bunga mawar merah relatif telat dibandingkan dengan warna lainnya seperti warna putih. Jika warna putih bisa dipanen seminggu tiga kali, warna merah hanya bisa dipanen seminggu 1-2 kali.

Mending jika harga jual mawar merah lebih mahal daripada warna lainnya, namun harganya sama saja dengan warna-warna asli lainnya yang dimiliki mawar. Oleh sebab itu, petani kurang berminat menanam yang warna merah karena menurut mereka lebih menguntungkan jika menanam warna putih dan warna lainnya selain merah.

Sebagai contoh, jika petani berencana menanam seribu pohon bunga mawar, biasanya pembagian warna yang mereka tanam adalah 300 warna putih, 200 warna pink, 200 warna kuning, 200 warna oranye dan 100 warna merah. Namun, apabila setiap pengepul (pemasar bunga mawar) dapat kompak menjual mawar merah lebih mahal daripada warna lainnya, mungkin petani dapat menanam lebih banyak yang berwarna merah karena otomatis harga jualnya bisa lebih mahal daripada warna lainnya.

Dari paragraf tersebut saya menyinggung mengenai pengepul, apa maksudnya? Pengepul merupakan mitra daripada petani bunga mawar, mereka merupakan ujung tombak daripada pemasaran bunga ini, karena kebanyakan para petani tidak dapat memasarkan bunganya kepada end user (konsumen akhir/penikmat bunga). Jadi para petani menjual bunganya kepada pengepul, disamping mudah, juga para pengepul pasti menerima hasil panenan para petani kecuali apabila bunganya tidak layak jual.
Nah, begitulah gambaran daripada riwayat bunga mawar merah (sexy red), warnanya paling indah dan paling diminati konsumen, namun perawatannya adalah yang paling rumit – Perawatan Mawar Merah, Tak Seindah Bunganya.


Leave a Reply