Cara Memperbanyak Mawar Dari Biji


Bagaimanakah cara memperbanyak mawar dari biji? Sesungguhnya memperbanyak mawar dari biji merupakan tantangan tersendiri terutama bagi para pemula. Karena metode memperbanyak mawar dari biji bukanlah metode tercepat dalam hal perbanyakan tanaman mawar. Biasanya tingkat keberhasilan memperbanyak mawar dari biji sangat kecil dikarenakan sebagian besar benih yang Anda kumpulkan sering tidak akan berkecambah walaupun itu tergantung dari proses yang Anda lakukan juga. Kemungkinan keberhasilan memperbanyak mawar dari biji dapat memerlukan waktu hingga tahunan, walaupun begitu akan sangat bangga dan bahagia sekali apabila Anda dapat berhasil menanamnya sehingga Anda merasa seperti memiliki anak sendiri karenanya.

Lantas, bagaimana tahapan awal cara memperbanyak mawar dari biji? Apakah semua jenis mawar dapat dikembangkan melalui biji? Bagi pemula, untuk bereksperimen dengan mawar hibrida disarankan untuk membiarkan mawar melakukan penyerbukannya sendiri yang biasanya dibantu oleh serangga atau penyerbukan sendiri dalam beberapa varietas. Lalu biarkan mahkota bunga mawar tersebut mati pada tanamannya sehingga pada nantinya akan tumbuh buah mawar yang di dalamnya terdapat biji mawar. Mawar yang lebih mudah menghasilkan buah/biji biasanya mawar dari varietas Playboy (Red Blend Floribunda)Hurdy Gurdy (Red Blend Miniature)Peggy T dan Fairhope (Light Yellow Miniature).

Biji mawar

Tunggulah buah/biji mawar hingga berubah warna menjadi benar-benar merah, oranye, coklat atau ungu untuk kemudian di petik. Jangan biarkan mereka mulai mengering dan keriput karena benih di dalamnya bisa jadi sudah mati. Lalu potong buah sehingga terbagi dua dan terlihat biji di dalamnya menggunakan pisau bersih, lalu ambil biji-biji yang terdapat di dalamnya menggunakan pisau atau alat lainnya yang lebih mudah.

Biji mawar harus benar-benar bersih dari bulir-bulir buah yang menempel, karena hal ini (tidak bersih dari bulir) dapat mengakibatkan benih tidak bisa berkecambah. Cara termudah dan efektif adalah dengan menaruh biji-biji tersebut ke dalam sebuah saringan dan bersihkan dengan aliran air mengalir. Lalu rendam biji mawar dalam campuran air dan hidrogen peroksida dengan perbandingan 1,5 sendok teh dari 3 persen hidrogen peroksida ke dalam 1 cangkir air dan diamkan selama satu jam. Hal tersebut penting dilakukan agar tidak tumbuh jamur pada benih mawar.

Stratifikasi

Kemudian tiriskan biji mawar pada bahan basah semisal handuk kertas yang dibasahi. Hal ini perlu dilakukan karena biji mawar tidak akan tumbuh kecuali mereka disimpan dalam kondisi basah dan dingin, atau adaptasi lingkungan musim dingin. Tempatkan biji mawar antara dua lapisan yang sedikit dibasahi oleh handuk kertas.

Setelah itu, simpan biji mawar dalam lemari pendingin selama beberapa minggu dalam kondisi dibungkus kantong plastik dengan bahan basahnya atau dapat juga menggunakan nampan pembibitan. Simpan pada rak kulkas tersendiri, jangan disatukan dengan rak yang ada buahnya atau sayuran, karena mereka (buah/sayuran) dapat melepaskan bahan kimia dan mencegah benih dari pengembangan.

Selalu jaga media benih (handuk kertas) agar tetap basah dengan cara meneteskan beberapa tetes air jika handuk kertas mulai mengering. Periksa setidaknya sekali sampai dua kali dalam seminggu apakah kecambah telah muncul dari cangkang biji? Tergantung pada jenis varietas mawar, waktu yang dibutuhkan pada biji mawar untuk berkecambah adalah berbeda-beda. Akan tetapi biasanya akan tumbuh berkecambah pada rentan waktu 4-16 minggu dengan resiko kegagalan biasanya sangat tinggi yakni hingga mencapai 70 persen lebih atau bahkan tidak ada yang tumbuh sama sekali.

Lama sekali ya proses memperbanyak mawar dari biji itu? Lalu mungkin Anda bertanya, apakah mawar semi holland seperti yang biasa kami jual atau mawar-mawar yang biasanya ada di toko-toko bunga (florist) lokal Anda dapat diperbanyak dengan cara seperti ini? Kami tidak pernah mencobanya dikarenakan kami selalu memperbanyak tanaman mawar dengan cara yang lebih cepat dengan resiko kegagalan yang rendah yakni menggunakan teknik okulasi yang dapat Anda baca pada artikel saya sebelumnya yakni Perbanyakan Tanaman Mawar Secara Vegetatif. Pun kami tidak pernah membiarkan bunga mawar semi holland yang kami tanam bunganya dibiarkan hingga menjadi biji karena tingginya permintaan bunga mawar, sehingga setiap tanaman mawar kami berbunga dan sudah cukup waktu panen, selalu kami panen. Namun, tidak ada salahnya juga apabila Anda memiliki tanaman bunga mawar semi holland untuk mencoba memperbanyak tanamannya melalui pembijian dengan cara yang telah dipaparkan di atas.

Adapun jika Anda membeli benih mawar biji yang banyak ditawarkan online tetapi tidak tahu bagaimana cara menanamnya, Anda dapat membaca artikel saya berikutnya tentang tips cara menanam mawar dari biji. Walaupun banyak yang menawarkan benih mawar biji, pun apabila berhasil Anda tumbuhkan, tetap saja saya yakin bahwa menumbuhkan mawar lebih cepat dengan cara menanamnya melalui bibit mawar hasil okulasi. Akhir kata, selamat mencoba dan semoga tipsnya bermanfaat!

Foto kredit: John Morgan


One Response

  1. Anonymous February 18, 2015

Leave a Reply