Sejarah Bunga Mawar


Tak hanya bunganya yang indah nan unik, ternyata sejarah bunga mawar pun benar-benar indah, percaya atau tidak, bunga mawar ternyata telah ada di dunia ini sebelum adanya manusia. Menurut bukti fosil yang tersimpan di Monumen Nasional Florissant Fossil Beds, Colorado, Amerika Serikat, jejak pertama bunga mawar telah ada di dunia ini dari 40 juta tahun yang lalu. Pun beberapa fosil mawar yang ditemukan di Montana dan Oregon juga diperkirakan berumur 35 juta tahun. Di Yugoslavia dan Jerman pun pernah ditemukan fosil mawar.

Mawar saat ini dapat tumbuh baik di daerah-daerah yang memiliki iklim tropis atau pada musim panas di daerah yang memiliki 4 musim (sub-tropis), namun terdapat bukti bahwa bunga mawar pernah tumbuh di alam liar dengan suhu ekstrim seperti di Alaska dan Norwegia. Ke sebelah selatan, mawar yang tumbuh liar ditemukan tumbuh di Meksiko dan Afrika Utara. Diperkirakan sebanyak 150 spesies genus rosa yang tumbuh dan tersebar di dunia pada waktu itu.

Mawar tertua

Sedangkan budidaya kebun mawar diperkirakan baru dimulai pada 5.000 tahun yang lalu pada peradaban awal manusia di Mesir, Cina, Yunani, Romawi dan Fenisia. Namun, dipercayai bahwa bunga mawar pertama kali berasal dari Asia Tengah pada 60 – 70 juta tahun yang lalu pada periode yang dikenal sebagai zaman Eosen.

Jenis Mawar Tertua

Dalam sejarah bunga mawar, telah disebutkan bahwa terdapat 150 spesies bunga mawar yang tumbuh di alam liar. Namun, tahukah Anda spesies mawar apakah yang telah diidenfitikasi paling tertua? Adalah mawar yang disebut sebagai French rose atau mawar Perancis (Rosa Gallica), telah diidentifikasi sebagai mawar tertua yang ada bahkan sampai saat ini. Walaupun disebut sebagai mawar Perancis, namun asal mulanya bukan dari Perancis, dan pada kenyataannya mawar ini belum diketahui asalnya dari daerah mana. Ada suatu masa selain di Asia Barat, Rosa Gallica ini mekar di seluruh Eropa tengah dan Selatan, bahkan saat ini mawar tertua ini masih tumbuh di tempat-tempat tersebut.

Sejarah Nama Mawar (Rose)

Mungkin sebagian orang termasuk saya pribadi bertanya-tanya, siapa yang pertama kali membuat nama mawar (rose) dan mengapa dinamai itu? Pada sumber literasi yang saya temukan di internet, bahwa penamaan mawar ini berasal dari Yunani. Mitologi Yunani mengatakan bahwa Aphrodite (dewi cinta, keindahan, kenikmatan, dan prokreasi Yunani) yang memberi nama itu, tetapi adalah Chloris (dewi bunga Yunani) yang menciptakannya. Suatu hari ketika Chloris sedang bersih-bersih di hutan, dia menemukan tubuh tak bernyawa dari nimfa (perempuan alam dewa) yang indah. Untuk meluruskan kesalahan ini, dewi bunga meminta bantuan dewi cinta yang memberikan dia kecantikan. Kemudian dipanggil Dionysus (dewa anggur) yang menambahkan nektar untuk memberikan aroma manis. Kemudian Graces (dewi pesona, keindahan, alam, kreativitas manusia, dan kesuburan) memberi Chloris pesona, kecerahan dan sukacita. Lalu Zephyr (dewa angin barat) meniup awan sehingga Apollo (dewa matahari) bisa bersinar dan membuat bunga mekar. Dan begitulah akhirnya mawar tercipta.

Namun, penamaan mawar dari mitologi Yunani tersebut sangat bertentangan dengan Islam, karena di Islam tidak percaya adanya dewa-dewi. Ya, itu hanyalah mitos dari Yunani. Walaupun begitu diketahui bahwa penamaan rose berasal dari bahasa Perancis dimana diambil dari bahasa latin Rosa yang mungkin dipinjam dari Oscan, dari Bahasa Yunani. Akan tetapi tetap, tidak diketahui pasti siapa dan mengapa dinamakan itu (mawar), mungkin hanya Tuhan saja yang tahu.

Foto kredit: Malcolm Manners


Leave a Reply