Cara Okulasi Mawar


Dengan cara menempelkan mata tunas dari suatu tanaman kepada tanaman yang sejenis dengan tujuan untuk menggabungkan dua sifat baik pada tanaman sehingga menghasilkan varietas tanaman yang lebih baik dari tanaman induk adalah pengertian dari pada teknik okulasi. Teknik okulasi adalah cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Contoh tanaman yang dapat diokulasi selain mawar adalah alpukat, belimbing dan mangga. Mengapa tanaman mawar diperbanyak dengan cara okulasi? Karena dengan teknik ini, tanaman mawar dapat diperbanyak secara cepat, efektif dan efisien dibandingkan dengan cara pembijian dimana cara pembijian sulit dan bahkan tidak bisa dilakukan pada kebanyakan tanaman mawar yang ada di Indonesia.

Bagaimana cara okulasi mawar dilakukan? Terlebih dahulu Anda harus mempersiapkan batang bawah yang diambil dari stek mawar liar. Bersihkan batang bawah tersebut dari duri-duri jika ada. Buat irisan atau sayatan ke arah bawah dengan mengikutkan sedikit jaringan batang, arahkan pisau hingga irisan cukup untuk menempelkan mata tunas. Ambil mata tunas dari batang atas sebagai sumber entres dengan menggunakan pisau kecil yang tajam. Ukuran irisan yang diambil disamakan dengan ukuran irisan yang telah dibuat pada batang bawah tadi. Tempelkan kepingan mata tunas ke celah yang telah dibuat pada irisan batang bawah tersebut. Ikat mata tunas yang telah dimasukkan kedalam celah batang bawah dengan menggunakan tali rafia.

Okulasi mawar

Selesai, siramlah setiap hari. Dalam jangka waktu sekitar dua minggu, biasanya tunas akan tumbuh pada hasil tempelan. Potonglah batang bawah kurang lebih dua senti meter di atas mata tempel. Untuk lebih memperjelas bagaimana cara okulasi mawar dilakukan. Silahkan tonton videonya berikut ini.

Silahkan bagi Anda yang ingin mencobanya untuk langsung dipraktekkan jika ingin memiliki tanaman mawar hasil okulasi sendiri. Namun, jika Anda ingin langsung mendapatkan tanaman mawar hasil teknik okulasi tanpa repot-repot, silahkan pesan kepada kami melalui kontak yang tersedia pada situs web ini. Akhir kata, terima kasih dan semoga bermanfaat!


Leave a Reply