Proses Adaptasi Bibit Mawar Menggunakan Cocopeat

Cocopeat, apakah itu? Cocopeat adalah alternatif media tanam yang dapat digunakan oleh mawar. Seperti namanya coco yang berarti kelapa dan peat yang berarti gambut atau sabut, sehingga arti daripada cocopeat adalah sabut kelapa. Namun, cocopeat yang baik untuk dijadikan media tanam adalah yang sudah dihaluskan.

Dimana Anda bisa mendapatkan cocopeat yang sudah dihaluskan? Biasanya bisa Anda dapatkan di toko pertanian, namun jika tidak ada, sebenarnya Anda bisa membuatnya sendiri dengan cara mendatangi pasar tradisional yang menjual kelapa atau tukang es kelapa. Belilah sabut kelapa dari mereka, kemudian giling sendiri deh di rumah. Bisa Anda giling menggunakan blender tanpa air. Tapi kadang ada juga jasa penggilingan di pasar, nah Anda bisa sekalian menggunakan jasa itu daripada repot-repot menggilingnya di rumah.

Nah, ternyata cocopeat ini bagus juga lho untuk media tanam mawar. Sebelumnya kami pernah melakukan tes penanaman bibit mawar menggunakan media ini. Dan bibit yang kami gunakan adalah bibit mawar yang telah 10 hari kami diamkan dalam paket. Yuk, intip dulu tes ketahanan bibit mawar yang kami coba dalam 10 hari disini: Tes Ketahanan Bibit Mawar 10 Hari.

Nah, jadi artikel ini sebenarnya adalah lanjutan dari artikel tes ketahanan bibit mawar selama 10 hari tersebut. sebelumnya kan kami menggunakan media tanam sekam mentah untuk menanam mawar yang hasilnya sudah tidak diragukan lagi.

Ternyata penggunaan cocopeat terhadap bibit mawar khususnya yang dibeli secara online memuaskan. Jadi bila Anda membeli bibit mawar via online baik itu dari kami maupun dari toko tetangga yang berupa pohon (sudah tumbuh bukan biji). Pada penanaman awal kadang banyak yang suka gagal karena salah menggunakan media tanam. Baca juga: Kesalahan Umum Menanam Mawar.

Jadi, bila Anda membeli bibit mawar polibag via online, hal yang paling rentan adalah proses adaptasi awalnya karena bibit mawar sudah terbang jauh dan berhari-hari sehingga terkadang dia mengalami stres. Selain itu dikarenakan pengiriman bibit mawar bentuk ini hanya diberi media tanam sedikit pada akarnya untuk memudahkan pengemasan dan untuk mengurangi berat kilogram.

Cocopeat sangat bagus dalam menyerap air dan lebih tahan lama basahnya bila sudah disiram. Oleh karena itu, pada penggunaan cocopeat sebagai proses adaptasi bibit mawar kami lakukan dengan cara menyimpannya di tempat yang terkena sinar matahari pagi saja.

Hasilnya sekitar 1 minggu, bibit mawar sudah dapat beradaptasi dengan baik menggunakan media tanam ini dengan intensitas penyiraman 2-3 kali dalam sehari (tergantung kelembapan). Nah, jika sudah dapat beradaptasi maka diwajibkan bagi Anda untuk memindahkan bibit mawar Anda ke tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari karena pada dasarnya bunga mawar adalah tanaman panas. Tetapi jangan lupa untuk rutin menyiramnya ya. Baca juga: Tips Penyiraman Tanaman Mawar.

Okey, intinya Anda bisa menggunakan media tanam cocopeat sebagai media awal penanaman bibit mawar yang dibeli melalui online dengan cara penanaman yang sudah dijelaskan di atas. Untuk memperlengkap artikel ini, kami juga sudah membuatkan videonya di bawah ini. Jangan lupa untuk men-subscribe (berlangganan) di channel youtube kami agar tidak ketinggalan update seputar tips bunga mawar ya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here