Jual Tanaman Hias Puring

Puring dalam bahasa Inggris disebut dengan nama Croton, sedangkan bahasa ilmiahnya disebut dengan nama Codiaeum Variegatum. Merupakan tanaman belukar yakni tumbuhan perdu yang memiliki kayu-kayuan kecil dan hidup sepanjang tahun. Puring merupakan tumbuhan yang dikategorikan ke dalam keluarga Euphorbiaceae (baca: yu-for-bi-ay-si-i) yakni salah satu suku anggota tumbuhan berbunga. Berasal dari marga Codiaeum (baca: koh-dah-ii-um), spesies Variegatum (baca: var-ii-gay-tum).

Puring, merupakan tanaman hias dimana kelebihannya adalah memiliki daun besar (walau pun ada juga jenis daun kecilnya), kasar dan mengkilap serta memiliki keragaman yang menakjubkan dari bentuk daun dan warnanya. Di alam liar, puring dapat tumbuh hingga ketinggian sekitar 3,1 meter namun ketika dibudidayakan biasanya dalam bentuk yang lebih kecil.

Tanaman hias puring banyak jenisnya hingga ratusan jenis, dari setiap jenis biasanya memiliki perbedaan dari bentuk, ukuran dan warna daun. Pun begitu, pada umumnya tanaman ini memiliki bentuk daun yang khas tidak seperti bentuk daun pada kebanyakan tanaman, ada yang berbentuk bulat telur linier, berbentuk seperti bor, seperti mata ujung tombak, dan lain sebagainya dengan macam-macam variasi warna berhiaskan hijau, putih, ungu, oranye, kuning, merah atau merah muda.

Salah satu jenis puring

Puring merupakan tanaman hias asli Indonesia tepatnya dari Maluku dan dari beberapa daerah di Kepulauan Pasifik Timur. Tanaman seni daun ini ditemukan pertama kali oleh orang Eropa pada tahun 1680 yang kemudian dibawa ke Inggris dan Belanda untuk diperbanyak pada tahun 1800. Setelah tahun 1850, Puring mulai diperkenalkan ke Amerika Serikat dari Eropa..

Tanaman puring harus ditempatkan di tempat yang terkena sinar matahari (full sun) atau dalam rumah kaca dengan dibiarkan tetap hangat dan lembab, juga mentoleransi pada tempat teduh parsial (terkena sinar matahari walaupun agak terhalang-halang oleh bayangan objek lain). Untuk media tanam, dia membutuhkan tanah yang lembab secara konsisten sehingga jangan biarkan dia kekeringan. Puring akan tumbuh baik pada suhu 15,5 derajat celcius sampai 29,5 derajat celcius dan akan mati apabila suhu terus dibawah 7,8 derajat celcius untuk waktu yang cukup lama.

Dalam iklim tropis seperti di negara kita, Puring (Codiaeum Variegatum) bisa dijadikan sebagai penghias pagar yang menarik karena warnanya, sehingga dapat dipadukan dengan tema lansekap “kembali ke alam”. Walaupun pada habitat aslinya puring dapat mentoleransi kekeringan, namun ketika ditanam sebagai penghias di rumah atau tempat lainnya, apabila dia kekurangan air, kadang daunnya akan mengalami kekurangan warna cemerlangnya, jadi jangan biarkan tanaman ini kekeringan.

Walaupun puring lebih cocok ditempatkan di luar ruangan, akan tetapi tanaman ini dapat juga ditanam dalam pot dan disimpan dalam ruangan dengan catatan ditempatkan dekat dengan jendela yang menghadap ke tenggara atau barat daya, serta terlindungi dari angin dan fluktuasi suhu yang berubah-ubah secara drastis. Apabila disimpan dalam ruangan, tanaman ini akan menghasilkan daun yang lebih cerah pada ruangan yang memiliki pencahayaan yang baik, namun jangan biarkan terkena sinar matahari langsung apabila disimpan dalam ruangan.

Untuk lebih diperhatikan, jangan biarkan anak-anak atau hewan peliharaan Anda memakan bagian apapun dari tanaman ini dikarenakan semua bagian tanaman ini beracun jika tertelan. Selain itu, apabila dilakukan pemotongan terhadap batang ataupun daun dimana biasanya keluar getah yang mirip air susu, pada beberapa orang getah ini dapat menyebabkan reaksi alergi.

Ingin memesan bibit tanaman hias puring? Silahkan cek koleksi puring yang kami miliki dengan mengunjungi akun instagram kami. Gulirkan terus laman ini ke bawah untuk menemukan instagram kami. Terima kasih.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top