Cara Penanganan Tanaman Hias Ketika Anda Terima

Membeli tanaman hias di era sekarang sungguh benar-benar sangat mudah. Tentu karena adanya teknologi internet. Setiap orang bisa membeli tanaman hias dengan mudah via online. Ditambah era pemasaran jual-beli online yang saat ini sedang meningkat melalui “Market Place” seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dll.

Setiap orang dapat dengan mudah membuka toko online melalui market place  tersebut dengan modal telepon genggam pintarnya. Sebaliknya, setiap konsumen pun benar-benar dimudahkan dengan keberadaannya. Belanja online saat ini begitu mudah, hanya bermodalkan smartphone, maka barang-barang yang diinginkan dapat berada di depan matanya dengan aman karena market place benar-benar menjamin keamanan bagi penjual dan pembeli. Sehingga tidak akan ada korban penipuan.

Karena era market place yang saat ini sedang on fire, kami pun tak ketinggalan untuk ikut berpartisipasi. Saat ini kami baru berpartisipasi dengan menggunakan Shopee. Jadi, Anda pun bisa belanja tanaman hias produk kami via shopee. Silahkan ikuti tautan berikut untuk menemukan kami di Shopee: https://shopee.co.id/bibitmawar

Baiklah sudah cukup berbasa-basinya. Kembali ke topik awal yakni bagaimana cara penanganan tanaman hias ketika Anda terima?

Tak dapat dipungkiri, khususnya produk online tanaman hias yang sudah tumbuh seperti yang kami jual. Penanganannya akan sedikit berbeda dibandingkan bila Anda membeli tanaman hias langsung via offline. Hal ini dikarenakan teknik pengiriman tanaman hias secara online sedikit dimodifikasi agar tanaman bisa terkirim dengan selamat dan beban ongkos kirim bisa dipangkas dengan maksimal.

Baca juga: Cara Pengemasan Tanaman Hias Kami

Bila Anda sudah membaca dan melihat video cara pengemasan tanaman hias yang kami lakukan untuk pengiriman online tersebut. Inilah langkah-langkah yang harus Anda lakukan ketika tanaman hias pesanan Anda sampai di rumah. Hal ini penting untuk diketahui agar nantinya tanaman hias yang Anda pesan via online bisa tumbuh dengan baik.

Tips Langkah-Langkah Penanganan Tanaman Hias Online Ketika Anda Terima

Bila Anda membeli tanaman hias dari kami, tentu Anda akan mendapatkan sebuah paket dus yang dikemas secara khusus untuk tanaman hias. Buka paket tanaman secara perlahan dan hati-hati agar tanaman tidak rusak karenanya.

Ambil tanaman hias dari dalam paket secara hati-hati dan perlahan agar tidak rusak karenanya. Kemudian buka koran atau kertas pembungkus tanaman secara perlahan.

Setelah kertas atau koran pembungkus dibuka, sebelum Anda tanam, sebaiknya tanaman Anda siram terlebih dahulu agar mereka mendapatkan kesegaran baru sambil diberdirikan.

Ketika tanaman ditiriskan, kita siapkan pot dan media tanamnya. Kami sangat menyarankan pada tahapan adaptasi ini, media tanam yang digunakan adalah media tanam yang bersifat netral (tidak mengandung unsur pupuk kandang). Karena pupuk kandang pada dasarnya bersifat panas, sedangkan tanaman pindahan memerlukan proses adaptasi  agar akar dapat tumbuh dengan baik. Bila akar terlalu kepanasan, biasanya dia akan sulit untuk beradaptasi pada tempat baru.

Lalu media tanam seperti apa yang baik untuk tanaman pindahan seperti ini? Kami menyarankan untuk menggunakan media sekam bakar, sekam mentah, tanah humus atau media kompos saja. Media tanah biasa (tanah hitam) kurang bagus karena pada akhirnya media tanah suka bantat (terlalu padat), hal ini pun kurang baik bagi tanaman pindahan dimana akar tanaman pindahan akan sulit menembus tanah yang padat sehingga bisa saja dia mati sebelum tumbuh.

Setelah media tanam siap, buka plastik pembungkus (polybag pembungkus) akar. Dalam akar, terdapat sedikit cocopeat yang kami tambahkan agar tanaman bertahan dalam perjalanan. Nah, cocopeat tersebut tidak usah dibuang.

Kemudian tanamkan pada pot dan media tanam yang telah disiapkan sebelumnya. Tanam persis di tengah-tengah pot agar terlihat rapi dan simetris.

Setelah berhasil ditanam dengan baik, siramlah dengan air yang cukup banyak agar akar bisa cepat tumbuh.

Selama 3-5 hari pertama dari waktu penanaman. Simpanlah tanaman di tempat yang teduh (tidak terkena panas matahari dan hujan). Pada tahapan ini, siramlah tanaman 2-3x dalam sehari agar akar bisa cepat tumbuh. Tidak usah takut busuk karena tanaman pada tahap ini memerlukan pasokan air yang banyak.

Cara Perawatan Tanaman Hias

Nah, setelah 3-5 hari dalam tempat teduh atau setelah tanaman bisa berdiri tegak dan segar. Artinya akar tanaman sudah beradaptasi pada tempat baru. Pada tahapan ini, Anda wajib memindahkan tanaman ke tempat yang sesuai dengan jenis tanamannya.

Bila yang Anda tanam adalah tanaman outdoor, maka tanaman wajib dipindahkan ke tempat terbuka (terkena matahari sepanjang hari). Penyiraman tetap dilakukan 2-3x per hari atau tergantung cuaca dan juga tingkat kelembapannya.

Bila yang Anda tanam adalah tanaman indoor, maka tanaman tetap disimpan di tempat teduh namun penyiraman dikurangi menjadi hanya 2 atau 3 hari sekali. Tanaman wajib dijemur pada matahari pagi setiap 2 kali dalam seminggu.

Bila yang Anda tanam adalah tanaman semi outdoor, maka tanaman dipindahkan ke tempat yang hanya kena matahari pagi saja atau dibawah terik matahari tidak langsung. Penyiraman 1-3 kali per hari atau disesuaikan dengan tingkat kelembapannya.

Nah, untuk mengetahui jenis tanaman hias apakah yang Anda tanam. Apakah tanaman outdoor, indoor atau semi outdoor? Silahkan tanyakan saja kepada kami.

Untuk memperjelas artikel ini, kami sudah mempersiapkan video praktek yang dapat Anda tonton di bawah ini. Jangan lupa untuk klik “subscribe” pada channel youtubenya untuk mendapatkan update seputar tanaman hias.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top