Cara Menanam dan Merawat Bunga Aster

Pada artikel cara menanam dan merawat bunga aster ini merupakan tips khusus bagi Anda yang membeli bibit bunga aster yang sudah tumbuh. Bukan bibit aster yang ditumbuhkan dari biji. Bila Anda membeli bibit bunga aster yang sudah tumbuh seperti yang kami jual maupun pembelian online dari tempat yang lain, berikut adalah tips yang bisa Anda terapkan.

Cara Menanam Bibit Bunga Aster

Bila Anda membeli tanaman hias bunga aster dari kami, maka yang Anda dapatkan adalah bibit bunga aster yang sudah tumbuh dimana pengemasannya dengan cara dibungkus kertas pada bagian tanamannya dan bagian akar dibungkus polibag kecil yang telah ditambahkan copeat. Lihat juga bagaimana cara pengemasan tanaman hias kami disini: Cara Packing Tanaman Hias.

Buka kertas pembungkus tanaman dengan cara melepaskan solatipnya. Lalu sebelum Anda tanam, siram terlebih dahulu bibit aster Anda sambil diberdirikan dan diamkan sesaat (tiriskan).

Kemudian siapkan pot dan media tanamnya. Ukuran pot disesuaikan dengan ukuran bibit asternya. Kami sarankan Anda memakai pot diameter ukuran 17 atau 20 bagi bibit aster yang akan di tanam dari kami. Pastikan pot yang Anda gunakan memiliki lubang pembuangan air pada bagian bawahnya.

Media tanam yang kami sarankan untuk penanaman awal bunga aster adalah media yang bersifat tidak panas seperti sekam bakar, sekam mentah yang baru atau tanah humus. Tidak disarankan langsung menggunakan media tanam yang bersifat panas seperti media tanam yang terdapat kandungan pupuk kandangnya.

Hal ini dikarenakan pada tanaman pindahan, akarnya memerlukan proses adaptasi dengan media baru. Sehingga bila akarnya langsung diberikan media yang bersifat panas, tanaman biasanya gosong karena belum kuat menahan panasnya pupuk. Aplikasi pemupukkan bisa Anda lakukan di umur tiga minggu penanaman.

Tidak disarankan juga menggunakan media tanam tanah biasa. Hal ini dikarenakan akar bunga aster merupakan akar serabut yang sulit menembus padatnya media tanah sehingga dia akan kesulitan mencari makanan.

Setelah bibit bunga aster tertanam dengan baik, segera lakukan penyiraman dengan air yang cukup banyak. Lalu, simpanlah aster di tempat teduh terlebih dahulu sekitar 3-5 hari pertama atau sampai terlihat pohonnya dapat berdiri tegak (segar kembali).

Dalam masa karantina tersebut, siramlah bunga aster Anda sebanyak 3 kali dalam sehari (pagi, siang, sore). Anda tidak perlu takut busuk, karena media sekam dapat menyerap air secara cepat dan bagi tanaman pindahan, akar perlu banyak mendapatkan air agar bisa cepat beradaptasi.

Bila perlu, Anda boleh menyiramnya menggunakan tambahan vitamin B1 (penguat akar) agar tanaman dapat lebih cepat melakukan proses adaptasinya (mengurangi tingkat stres).

Cara Merawat Tanaman Aster

Bila bunga aster Anda sudah tumbuh dengan baik. Maka pindahkanlah dia ke tempat yang terkena matahari. Namun, aster tidak boleh juga terlalu kepanasan. Jadi Anda bisa menyimpannya di tempat yang terkena matahari pagi saja dan atau matahari sore. Penyiraman dikurangi menjadi 1-2 kali saja dalam sehari (sesuaikan dengan tingkat kelembapannya).

Bisa juga dipindahkan ke tempat yang kena matahari sepanjang hari, namun jangan terkena matahari langsung. Jadi Anda bisa menyimpannya dibawah naungan semisal di bawah naungan plastik uv atau canopy.

Akan tetapi, bila matahari di tempat Anda terlalu panas, tambahkanlah paranet untuk melapisi naungannya agar matahari yang masuk dapat tersaring dua kali. Penyiraman dilakukan 1-2 kali dalam sehari (sesuaikan dengan tingkat kelembapannya).

Segera potong bunga atau dedaunan yang sudah jelek (berwarna kecoklatan) agar bisa cepat merangsang pertumbuhan tunas baru.

Lakukan pemupukkan semisal dengan pupuk NPK setiap 2 atau 4 minggu sekali sekitar 10-20 butir. Setelah diberikan pupuk, Anda harus menyiramnya dengan air yang cukup banyak agar pupuk NPK cepat larut dan meresap.

Bila Menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos, Anda cukup memberikannya setiap 2 atau 3 bulan sekali. Sama seperti diatas, setiap kali habis dipupuk, media tanam harus diberi air yang cukup banyak agar nutrisi pupuk cepat meresap dan mengurangi tingkat panas yang ada dalam pupuk.

Itulah tips cara menanam dan merawat bunga aster. Namun, untuk Anda ketahui bahwa bunga aster bukanlah tanaman yang bisa hidup lama. Masa hidup bunga ini rata-rata hanya berkisar 6 bulanan. Jadi bila aster Anda sudah mencapai usia 6 bulanan, Anda bisa bersiap-siap untuk membeli bibit yang baru. J

Untuk memperjelas tips ini, kami sudah mempersiapkan juga videonya di bawah ini.

Bila Anda ingin mendapatkan bibit bunga aster seperti itu, Anda bisa memesannya kepada kami dengan cara menghubungi kami di no 082129115607 (WA/SMS) atau bisa juga dengan membelinya langsung via shopee kami disini.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top