Cara Menanam Bunga Fuchsia

Bagaimana cara menanam bunga fuchsia khususnya hasil pembelian bibit hidup melalui online? Bunga Fuchsia atau sering juga disebut sebagai bunga lampion atau bunga anting india merupakan salah satu tanaman hias yang dapat disimpan dalam pot dan diletakkan dibawah maupun digantung.

Bunganya sangat indah menyerupai anting-anting dengan varian warna yang juga cukup banyak seperti putih, putih gradasi pink, merah, merah gradasi ungu, dll. Namun, sayangnya tanaman cantik ini terbilang cukup manja ketika dia berpindah tempat.

Ketika Anda mendapatkan tanaman ini via online, tentu pengirimannya kurang lebih seperti pada artikel kami sebelumnya disini: Proses Pengemasan Tanaman Hias (baik itu beli via kami maupun dari tempat lain).

Nah, tanaman ini sangat rentan sekali stres ditandai dengan kondisinya yang layu ketika Anda terima, juga proses adaptasinya yang terbilang lamban. Namun, bila Anda berhasil melewati tahapan adaptasinya. Sungguh Anda tidak akan kecewa dengan hasil bunganya yang begitu cantik dan cerah.

Tidak seperti kebanyakan tanaman lainnya yang memerlukan banyak air ketika tahapan adaptasi, justru bunga fuchsia tidak terlalu suka dengan air. Berikut kami paparkan tips cara menanam bunga fuchsia:

Tips Cara Menanam Bunga Fuchsia

Pertama-tama, tentu Anda harus membuka paketnya dan keluarkanlah bunga fuchsia secara hati-hati dan perlahan.

Bila sudah terbuka ada baiknya daun-daun tanaman ini disemprot terlebih dahulu menggunakan semprotan spray (semprotan burung) agar daunnya lebih segar.

Siapkan media tanam jadi dalam kemasan dimana biasanya terdiri atas campuran sekam bakar, tanah gembur dan pupuk kandang atau pupuk kompos yang sudah matang.

Tanamkan persis di tengah-tengah pot agar lebih menarik dipandang. Namun, yang harus Anda perhatikan bila fuchsia sudah tertanam, jangan sekalipun Anda merubah posisinya (menggoyang-goyangkan tanamannya) karena akan berakibat pada akarnya yang tergoyang dan fuchsia semakin sulit beradaptasi.

Pastikan pot yang Anda gunakan memiliki lubang pembuangan air agar air tidak terus menggenang yang bisa mengakibatkan pembusukan akar.

Lalu siramlah bunga fuchsia seadanya atau sekitar setengah gayung.

Selama tahapan adaptasi, fuchsia tidak boleh terkena matahari. Baiknya simpan diluar ruangan agar terkena udara luar, namun jangan sampai terkena paparan sinar matahari.

Untuk penyiraman pada masa adaptasi ini, fuchsia cukup disiram setiap 3 hari sekali sedikit saja untuk di daerah panas. Kalau di daerah dingin, penyiraman bisa jadi hanya 1 kali dalam seminggu. Diperhatikan saja medianya, bila masih terlihat basah, tidak perlu disiram dulu.

Nah, bila fuchsia Anda berhasil melalui tahapan adaptasi ini. Maka, pindahkanlah dia ke tempat yang hanya terkena matahari pagi saja atau di bawah naungan (tidak terkena matahari langsung. Anda dapat menambahkan paranet di atasnya bila di tempat Anda suhunya terlalu panas. Jangan sampai juga dia terkena hujan.

Bila sudah segar dan telah dipindahkan ke tempat yang terkena matahari seperti dijelaskan pada paragraf sebelumnya. Penyiraman cukup dilakukan hanya ketika media tanam terlihat kering. Bisa jadi 1 kali sehari, 2 hari sekali atau tergantung kondisi kelembapannya saja karena di setiap daerah suhunya berbeda-beda.

Untuk melengkapi tips ini, kami sudah membuatkan video prakteknya agar lebih mudah dipahami. Silahkan ditonton di bawah ini:

Tips tambahan agar fuchsia Anda tidak terlalu stres ketika Anda terima, Anda bisa membaca tipsnya pada artikel kami disini: Tips Untuk Mengurangi Tingkat Stres Pada Tanaman.

Bila Anda tertarik untuk mengadosi tanaman ini, silahkan pesan via WA kami di 082129115607 atau melalui shopee kami disini: Shopee.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top